Monthly Archives: September 2007

PT KHI Pipe Targetkan Peroleh Rp118 Miliar dari IPO

Jakarta (ANTARA News) – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero), Daenulhay, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan perolehan dana Rp118 miliar dari program penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) anak perusahaan, PT KHI Pipe.

“Target kami dari IPO PTB KHIB Pipe sebesar Rp118 miliar,” kata Daenulhay, setelah melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin.

Pihaknya berencana melepas saham melalui IPO (Initial Public Offering) dari PTB KHI Pipe senilai 40 persen.

Program privatisasi anak perusahaan PTB KHI Pipe itu direncanakan terealisasi pada kuartal ketiga 2007 bersamaan dengan rencana pelaksanaan divestasi melalui pola mitra strategis terhadap anak perusahaan lain, yaitu PTB Pelat Timah Nusantara (Latinusa).

“Dana perolehan rencananya akan digunakan untuk ekspansi usaha, ‘refinancing’ utang, dan modal kerja,” katanya.

Induk usaha PTB Krakatau Steel dalam persiapan privatisasi perusahaan pada 2009 sendiri juga telah mulai melakukan “business process reengineering”, revitalisasi fasilitas produksi, implementasi enterprise resource planning, dan reorganisasi serta transformasi teknologi.

PTB Krakatau Steel setahun lalu mengalami kerugian sebesar Rp162 miliar karena dana operasi perusahaan terserap untuk pembiayaan gas, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan listrik sehingga pelaksanaan privatisasi induk perusahaan tersebut ditunda. (*)

KHI Pasok Baja Pada Proyek Pipa Gas PGN

JAKARTA (Bisnis): PT KHI Pipe Industries ditunjuk sebagai pemasok pipa baja (coated pipe) senilai Rp1,22 triliun untuk pembangunan proyek transmisi pipa gas PGN South Sumatra-West Java (SSWJ) fase II jalur Grissik-Tegal Gede. Kontrak pengadaan pipa untuk membangun jaringan pipa sepanjang 272 km berdiameter 32 inchi ini telah ditandatangani kemarin oleh manajemen PT KHI dan PT PGN, disaksikan Menteri Perindustrian Andung A. Nitimihardja.

Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) W.M.P. Simandjuntak mengatakan proyek ini akan mengawali pembangunan pipa transmisi bagian kedua yang akan menghubungkan Pagardewa-Labuhan Maringgai di Sumsel.

“Kami telah meneken kontrak suplai untuk pipa baja yang akan dipakai untuk Pagardewa-Labuhan Maringgai. Ini akan segera dibangun November nanti [2005],” ujarnya, kemarin.

Untuk melaksanakan kontrak, salah satu anak perusahaan PT Krakatau Steel Indonesia itu, diketahui menggandeng tiga perusahaan lain dalam konsorsium, yaitu PT Indal Steel Pipe, PT Bumi Kaya Steel Industries, dan PT Steel Pipe Industry of Indonesia.

Pembangunan jaringan pipa itu sendiri diperlukan untuk mengalirkan gas dari Sumsel ke Jabar guna menambah pasokan ke konsumen rumah tangga dan kalangan industri di Jawa.

“Gasnya nanti akan dialirkan mulai November tahun depan [2006]. Untuk pasokan pertama 50 juta kaki kubik per hari lalu ditingkatkan sampai 170 juta kaki, sampai nantinya flat 400 juta kaki kubik per hari,” tambah Simandjuntak.

Sekretaris perusahaan PGN Widyatmiko Bapang menjelaskan proses tender pengadaan pipa itu telah dilakukan sejak Maret lalu dengan mengundang 24 perusahaan.

Namun, lanjutnya, pada tahap pemasukan penawaran tender hanya ada lima peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan, yaitu KHI, Daewoo International Corp, PT Abadi Kuasa Karya, Cina Petroleum Technology & Development Corp, dan PT Trihasta Buana.

Sementara itu, PGN juga tengah memproses tender untuk bagian lain di proyek SSWJ II, yaitu jalur Grissik-Pagardewa dan jalur pipa di bawah laut (offshore) Labuhan Maringgai-Muara Bekasi.

Menurut Simandjuntak, tender konstruksi jaringan pipa untuk Grissik-Pagardewa telah dibuka 6 Juni lalu. Sedangkan, jalur pipa bawah laut akan segera dibuka 1 Juli mendatang. (06)