KHI Pasok Baja Pada Proyek Pipa Gas PGN

JAKARTA (Bisnis): PT KHI Pipe Industries ditunjuk sebagai pemasok pipa baja (coated pipe) senilai Rp1,22 triliun untuk pembangunan proyek transmisi pipa gas PGN South Sumatra-West Java (SSWJ) fase II jalur Grissik-Tegal Gede. Kontrak pengadaan pipa untuk membangun jaringan pipa sepanjang 272 km berdiameter 32 inchi ini telah ditandatangani kemarin oleh manajemen PT KHI dan PT PGN, disaksikan Menteri Perindustrian Andung A. Nitimihardja.

Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) W.M.P. Simandjuntak mengatakan proyek ini akan mengawali pembangunan pipa transmisi bagian kedua yang akan menghubungkan Pagardewa-Labuhan Maringgai di Sumsel.

“Kami telah meneken kontrak suplai untuk pipa baja yang akan dipakai untuk Pagardewa-Labuhan Maringgai. Ini akan segera dibangun November nanti [2005],” ujarnya, kemarin.

Untuk melaksanakan kontrak, salah satu anak perusahaan PT Krakatau Steel Indonesia itu, diketahui menggandeng tiga perusahaan lain dalam konsorsium, yaitu PT Indal Steel Pipe, PT Bumi Kaya Steel Industries, dan PT Steel Pipe Industry of Indonesia.

Pembangunan jaringan pipa itu sendiri diperlukan untuk mengalirkan gas dari Sumsel ke Jabar guna menambah pasokan ke konsumen rumah tangga dan kalangan industri di Jawa.

“Gasnya nanti akan dialirkan mulai November tahun depan [2006]. Untuk pasokan pertama 50 juta kaki kubik per hari lalu ditingkatkan sampai 170 juta kaki, sampai nantinya flat 400 juta kaki kubik per hari,” tambah Simandjuntak.

Sekretaris perusahaan PGN Widyatmiko Bapang menjelaskan proses tender pengadaan pipa itu telah dilakukan sejak Maret lalu dengan mengundang 24 perusahaan.

Namun, lanjutnya, pada tahap pemasukan penawaran tender hanya ada lima peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan, yaitu KHI, Daewoo International Corp, PT Abadi Kuasa Karya, Cina Petroleum Technology & Development Corp, dan PT Trihasta Buana.

Sementara itu, PGN juga tengah memproses tender untuk bagian lain di proyek SSWJ II, yaitu jalur Grissik-Pagardewa dan jalur pipa di bawah laut (offshore) Labuhan Maringgai-Muara Bekasi.

Menurut Simandjuntak, tender konstruksi jaringan pipa untuk Grissik-Pagardewa telah dibuka 6 Juni lalu. Sedangkan, jalur pipa bawah laut akan segera dibuka 1 Juli mendatang. (06)