Konsisten Terapkan Budaya K3, KHI Kembali Raih Penghargaan P2K3 Provinsi Banten

KHI  kembali meraih 2 penghargaan bergengsi dalam bidang Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Provinsi Banten. Masing – masing penghargaan tersebut adalah penghargaan Perusahaan Nihil Kecelakaan Kerja (Zero Accident) dan Penghargaan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) tingkat Provinsi Banten tahun 2018.

DSC02776-1024x680Penghargaan tersebut diserah-terimakan di Pendopo Kantor Gubernur Banten oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten  H. Al Hamidi kepada Nizar Achmad Direktur Utama KHI yang di dampingi oleh Syarbini Chief Engineer of Production.

KHI menjadi satu dari total sekitar 250 perusahaan di Provinsi Banten yang juga mendapatkan penghargaan dari Gubernur Banten, dimana 115 perusahaan mendapat penghargaan Perusahaan Nihil Kecelakaan Kerja (Zero Accident) dan sisanya 135 perusahaan mendapatkan penghargaan Panitia Pembina Keselamatan & Kesehatan Kerja (P2K3) Terbaik Tingkat Provinsi Banten Tahun 2018.

DSC02780-1024x680

KHI-SKKmigas

Krakatau Steel Group Siap Penuhi Kebutuhan Pipa di Tahun 2019

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Mas Wigrantoro Roes Setiyadi mengatakan Krakatau Steel siap untuk memenuhi kebutuhan pipa minyak dan gas di tahun 2019, terlebih jika pabrik Hot Strip Mill (HSM) 2 beroperasi penuh.
“Kami akan menggandeng PT KHI Pipe Industries dan PT Krakatau Posco untuk mendukung kerja sama suplai pipa baja minyak dan gas,” kata Mas Wigrantoro di Cilegon, Selasa, terkait kunjungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) beberapa waktu lalu.
PT KHI Pipe Industries merupakan anak usaha Krakatau Steel di tahun 2017 mampu memproduksi pipa baja untuk kebutuhan minyak dan gas sejumlah 34.654 ton dengan penjualan sebesar 27.392 ton.
Sedangkan untuk keperluan pengawasan proyek maka pemerintah dapat menunjuk PT Krakatau Engineering yang memiliki kompetensi dalam project management.
Kunci keberhasilan dari penggunaan produk dalam negeri adalah kualitas dan competitiveness, sehingga SKK Migas mendorong para produsen dalam negeri terus meningkatkan kemampuan dan mencari bentuk efektivitas dan efisiensi proses produksi sehingga tercipta efektivitas dan efisiensi yang menyeluruh di industri hulu migas.
Kedepan akan dilakukan kolaborasi yang sama seperti yang dilakukan saat ini untuk komoditas lainnya, seperti dengan galangan kapal dan barang/jasa pendukung untuk proyek konstruksi.
Krakatau Steel pun berharap peran pemerintah dapat menjaga kelangsungan industri baja dalam negeri. Salah satunya dengan mendorong regulasi untuk menjamin ketersediaan gas alam dan listrik dengan harga murah, regulasi perdagangan baja yang mendukung pengembangan industri baja domestik serta kebijakan peningkatan penggunaan produk baja domestik bagi proyek-proyek pemerintah.
Sebelumnya SKK Migas dan BPH Migas melakukan kunjungan ke Krakatau Steel sebagai bentuk dukungan untuk penggunaan material pipa baja untuk Kebutuhan minyak dan gas.
SKK Migas dalam kunjungan tersebut dihadiri  Wakil Ketua SKK Migas Sukandar (sebelumnya menjabat Direktur Utama Krakatau Steel) sedangkan mewakili BPH Migas hadir Kepala BPH Migas  M. Fanshurullah Asa.
Dalam kunjungan ini dibahas tentang penggunaan material pipa baja untuk kebutuhan fasilitas pabrikasi minyak dan gas bumi.
Merujuk pada Pedoman Tata Kerja 007 Buku Kedua Revisi 04 tahun 2017 yang diterbitkan oleh SKK Migas, dimana barang/jasa dalam negeri yang tercantum di dalam Buku APDN yang ditetapkan oleh Kementerian ESDM, Daftar Inventarisasi Barang/Jasa Produksi Dalam Negeri yang diterbitkan oleh Kementerian Perindustrian, serta Approved Manufacturer List (AML) yang ditetapkan SKK Migas, menjadi suatu kewajiban untuk digunakan oleh KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama), Kontraktor, maupun Subkontraktor.
Dalam kunjungan ini SKK Migas dan BPH Migas mendorong adanya kerja sama suplai bahan baku pipa baja dari Krakatau Steel sebagai produsen baja dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pabrikasi minyak dan gas bumi.
Sukandar menyatakan bahwa SKK Migas akan mendukung segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan penggunaan produk dalam negeri serta hal-hal yang dapat menciptakan efiensi dalam proses pengadaan.
“Kami berharap bahwa Krakatau Steel dapat lebih turut serta dalam proyek-proyek pemerintah terkait dengan pengadaan pipa minyak dan gas,” ujarnya.
Hal ini juga sebagai upaya mendorong industri baja dan pipa dalam negeri agar dapat menghadapi kompetisi global khususnya di kawasan perdagangan bebas (Free Trade Area).
Sedangkan M. Fanshurullah Asa mengatakan dalam penyusunan owned estimate pengendalian investasi pembangunan pipa minyak dan gas rencananya akan melibatkan Krakatau Steel mulai dari desain, pengadaan, hingga pengawasan.
Dikutip dari www.banten.antaranews.com
1-1024x681

Antisipasi Bencana, KHI Laksanakan Simulasi Evakuasi Kebakaran

Kebakaran merupakan salah satu jenis bencana buatan manusia yang paling sering terjadi di Indonesia. Disebabkan karena kelalaian-kelalaian kecil seperti tidak mematikan rokok dengan benar, penggunaan arus listrik yang melebihi kapasitas sehingga menyebabkan arus pendek listrik, tidak berhati-hati dalam penggunaan bahan kimia berbahaya mudah terbakar, dll., kebakaran merupakan kecelakaan manusia yang seharusnya dapat dicegah dan ditanggulangi.

Area perkantoran KHI Cilegon merupakan area dengan sekitar 50 karyawan yang bekerja pada saat jam kerja non shift, dengan adanya kegiatan yang cukup padat di area perkantoran khususnya penggunaan komputer dan aliran listrik, sehingga dapat berpotensi terjadinya arus pendek listrik dan kebakaran di area perkantoran

DSC01561-1024x680

Mengantisipasi hal tersebut, KHI mengadakan kegiatan simulasi evakuasi kebakaran yang disebabkan oleh arus pendek listrik di Pabrik KHI Cilegon pada Rabu 15 November 2017. Kegiatan ini diikuti oleh 61 orang karyawan yang terdiri dari perwakilan karyawan pada setiap divisi atau area kerja, tim medis, tim SHE dan tim keamanan KHI.

Simulasi evakuasi kebakaran ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dan kesigapan karyawan di dalam melakukan langkah menangani bencana kebakaran apabila terjadi musibah kebakaran di area pabrik dan perkantoran KHI sebelum petugas Damkar datang ke lokasi. Selain itu simulasi juga bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi prosedur serta skenario penyelamatan yang telah dibuat sekaligus untuk mensosialisasikan kembali rambu-rambu evakuasi di lingkungan pabrik dan kantor KHI.

1-1024x681 IMG_20171115_140023-1024x768

Dengan adanya pemahaman teknik yang baik akan pemadaman api pada kebakaran, diharapkan karyawan dapat memberikan keselamatan pada diri sendiri dan menyelamatkan asset penting milik perusahaan.

KHI Kembali Selenggarakan Konvensi Mutu Perusahaan

Menyadari pentingnya inovasi di dalam keberlangsungan suatu bisnis, PT KHI Pipe Industries (KHI) kembali menyelenggarakan Konvensi Mutu Perusahaan pada Kamis, 14 September 2017 di Auditorium KHI Cilegon. Ada yang tidak biasa dari pelaksanaan Konvensi Mutu di tahun ketiga ini, yaitu KHI mendapatkan kehormatan dimana Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero),Tbk. Mas Wigrantoro Roes Setiyadi menghadiri sekaligus membuka rangkaian acara Konvensi Mutu yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali.

Rangkaian acara pada hari itu diawali dengan tarian tradisional Banten, Tari Genjring Party yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PMT. Selanjutnya Azan Fajri selaku Ketua Panitia Konvensi Mutu menyampaikan laporannya dimana pada konvensi tahun 2017 ini jumlah peserta naik hampir 50% dibandingkan tahun lalu. Selain ini masih dalam laporannya Azan juga menyampaikan bahwa sebagian besar dari Program Inovasi yang diikutkan dalam konvensi ini sudah diaplikasikan di perusahaan.

KMK WITH BOD

KMK WITH BOD

Nizar Achmad selaku Plt. Direktur Utama dalam sambutannya menyampaikan bahwa manajemen KHI mengapresiasi tinggi inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh karyawan. Nizar juga berharap agar acara Konvensi Mutu dapat dilaksanakan rutin setiap tahun dan dijadikan agenda tahunan perusahaan. Lebih lanjut dalam sambutannya Nizar juga berterima kasih atas kerjasama tim KHI yang solid akumulatif sampai dengan Agustus 2017 menunjukan kondisi yang membaik, akan tetapi Nizar juga mengingatkan agar tidak terlena dan terus mempertahankan kinerja di sisa empat bulan tahun 2017 sehingga dapat tercapainya target RKAP sesuai yang telah ditetapkan pemegang saham.

DIRUT KS

DIRUT KS

Direktur Utama KS Mas Wig dalam sambutannya mengapresiasi atas terlaksananya acara Konvensi Mutu untuk yang ketiga kalinya di KHI. Menurut Mas Wig dunia terus berubah, begitu juga dengan kondisi pasar dan bisnis, sehingga inovasi adalah hal mutlak yang harus dilakukan perusahaan agar dapat terus bertahan. “Inovasi dapat dilakukan pada level marginal ataupun subtansial yang mana keduanya sama-sama memiliki nilai tambah tersendiri bagi perusahaan, hanya saja inovasi tersebut harus dapat dikaitkan dengan daya saing perusahaan.” ujar Mas Wig.

Konvensi diisi dengan presentasi inovasi dari tujuh tim terbaik di lingkungan perusahaan yaitu antara lain :

  1. SGA Q-Team The New Power : Meningkatkan produktivitas pembuatan monopole
  2. SGA Grapiti : Improvement bracket encoder flying saw
  3. SGA Otot Motion : Improvement outside scarfing
  4. F1-JO : Modifikasi untuk peningkatan kapasitas produksi AEC (dari kapasitas OD 48” mejadi OD 75”)
  5. SGA Pipe Stabilizer : Meningkatkan kestabilan produksi pipa OD 1900 mm dengan ketebalan plat 11 mm
  6. SGA Blade : Pengurangan biaya penggunaan rotary blade pada produksi pipa API X65 M PSL OD 20” x 14,33 mm
  7. SGA Insert : Penurunan biaya dan peningkatan life time insert cutting mesin end facing ERW #2

Keluar sebagai pemenang pertama yaitu SGA F1-JO , pemenang kedua SGA Blade dan pemenang ketiga yaitu SGA Pipe Stabilizer.

KMK Juara

KMK Juara

Semoga dengan semakin tingginya antusiasme karyawan yang berpartisipasi dalam konvensi menunjukkan bahwa karyawan KHI merupakan pribadi yang berjiwa inovatif yang juga seorang problem solver sehingga dapat bekerja lebih efektif dan efisien bagi kemajuan perusahaan.

a-900x600

Peluncuran Perdana Telecommunication Monopole KHI

a-900x600

Di dalam upaya untuk tetap eksis dalam industri manufaktur pipa, KHI mengambil langkah-langkah strategis untuk menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. Salah satu strategi yang dilakukan korporasi pada tahun 2017 yaitu melalui peningkatan kemampuan keragaman di dalam memasok produk berbasis baja diantaranya electrical/telecommunication monopole.

Electrical/telecommunication monopole merupakan tower (menara) yang terbuat dari rangkaian besi atau pipa yang bertujuan untuk menempatkan antenna dan radio pemancar maupun penerima gelombang telekomunikasi dan informasi.

Peluncuran perdana  produk telecommunication monopole KHI dilakukan pada 27 Desember 2016 di area pipe storage KHI Cilegon. Acara tersebut dihadiri oleh Komisaris Utama KHI, Hilman Hasyim dan Jajaran Direksi serta Manajemen KHI.  Peluncuran produk telecommunication monopole ditandai dengan pengencangan baut pada pondasi prototype tower BTS (Base Transceiver Station) yang merupakan fabrikasi dari KHI.

Prototype tower BTS tipe monopole dengan tinggi total 20 meter dan memiliki tipe sambungan flange to flange  ini memiliki spesifikasi teknis yaitu menggunakan pipa dengan ukuran

  1. diameter : 406.4, thickness : 12.7mm dengan panjang 6 meter
  2. diameter : 355.6, thickness : 11.1mm dengan panjang 6 meter
  3. diameter : 318.5, thickness: 10.3mm dengan panjang 3.9 meter

Dalam sambutannya Direktur Utama KHI Purwono Widodo sangat mengapresiasi upaya tim inovasi KHI di dalam mewujudkan rencana diversifikasi produk di tahun 2017. Purwono juga menyampaikan  bahwa rencana diversifikasi produk KHI bukan hanya produk electrical/telecommunication monopole saja tetapi juga beberapa produk lainnya seperti : square pipe, small pipe, casing pipe dan bend pipe.

Senada dengan sambutan Direktur Utama, Hilman Hasyim selaku Komisaris Utama KHI juga mengapresiasi tim inovasi KHI yang telah berhasil membuat prototype tower BTS. Lebih lanjut dalam sambutannya Hilman juga menyampaikan penanganan diversifikasi produk harus dapat direalisasikan, karena produk-produk ini diharapkan dapat juga menjadi produk andalan perusahaan di tahun 2017. (AAS)

Kemenperin Berlakukan SNI Wajib untuk Pipa Baja Saluran Air

Kementerian Perindustrian menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 11 tahun 2016 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Pipa Baja Saluran Air Dengan Atau Tanpa Lapisan Seng Secara Wajib. Regulasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus memberikan keamanan, kesehatan, dan keselamatan bagi konsumen.

“Pipa baja saluran air yang dimaksud adalah pipa baja karbon atau paduan yang dibuat dengan cara dilas tahanan listrik (electric resistance welding/ERW) atau las busur rendam (submerged arc welding/SAW), baik dengan sambungan lurus maupun melingkar,” papar Menperin padabeleid tersebut. Pipa baja itu termasuk yang dilapisi dengan larutan seng panas (hot dip galvanizing) atau tanpa lapisan.

Permenperin ini menegaskan, SNI wajib diberlakukan untuk jenis produk dengan nomor SNI 0039:2013 dan nomor pos tarif sebagai berikut: 7305.31.90.00, 7305.39.90.00, 7306.30.90.90, 7306.50.90.90, dan 7306.90.90.90. “SNI wajib ini juga diberlakukan untuk jenis pipa yang dimaksud, yang akan diberikan pelapisan dengan bahan lain,” tuturnya.

Namun demikian, SNI wajib tersebut dapat dikecualikan bagi pipa impor yang memiliki kesamaan nomor pos tarif seperti di atas, apabila berdasarkan dua alasan. Pertama, alasan teknis, yaitu produk memiliki standar sendiri atau standar internasional dengan ruang lingkup, klasifikasi, dan/atau syarat mutu yang berbeda dengan SNI 0039:2013. Selain itu untuk pipa baja saluran air yang memiliki ukuran diameter minimal 15 mm (1/2 inci) atau lebih dari 1200 mm (48 inci).

Alasan kedua, yaitu untuk keperluan khusus yang meliputi hibah dari negara asing dan bukan merupakan pinjaman (loan), barang contoh uji Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT)-SNI pipa baja saluran air, dan barang contoh untuk pameran yang dibatasi minimal tiga batang untuk setiap jenis dan ukuran. “Impor pipa baja saluran air tersebut harus melalui pertimbangan teknis yang diterbitkan oleh Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE),” tegas Menperin.

Dalam pelaksanaan SNI ini, pelaku usaha wajib memiliki SPPT-SNI pipa baja saluran air serta membubuhkan tanda SNI pada salah satu ujung pipa dengan cara penandaan yang mudah dibaca dan tidak mudah hilang.

Permenperin ini juga mewajibkan kepada produsen dalam negeri untuk menyampaikan laporan realisasi produksi pipa baja saluran air secara berkala setiap tahun, sedangkan bagi importir wajib melaporkan realisasi impor secara berkala setiap enam bulan. Laporan tersebut disampaikan ke Dirjen ILMATE.

“Pipa baja saluran air yang telah beredar di Indonesia tetapi tidak memenuhi ketentuan SNI harus ditarik dari peredaran dan dimusnahkan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan,” tegas Menperin. Bagi pelaku usaha yang melanggar ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi pidana sesuai Undang-Undang Nomor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian.

Selanjutnya, Permenperin ini menyebutkan, Dirjen ILMATE akan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penerapan pemberlakuan SNI serta pelaksanaan laporan realisasi produksi dan impor. Mengenai pembinaan akan dilakukan melalui sosialisasi, konsultasi, dan bimbingan teknis.

Sedangkan pengawasan akan dilakukan di dalam dan di luar lokasi produksi paling sedikit satu kali dalam satu tahun. Pengawasan ini juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait serta Kepala Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Untuk lebih jelasnya, Permenperin Nomor 11/M-IND/PER/2/2016 yang telah ditandatangani Menteri Perindustrian Saleh Husin pada 22 februari 2016 dan mulai berlaku enam bulan sejak tanggal diundangkan pada 23 Februari 2016 dapat diunduh melalui: regulasi.kemenperin.go.id.

Jaringan Pipa Transmisi Gas

KHI Pipe Mencari Kesempatan di Infrastruktur

Jaringan Pipa Transmisi GasJAKARTA. PT KHI Pipe Industries memprediksi, bisnis minyak dan gas (migas) belum bisa diharapkan hingga tahun depan. Makanya, tahun depan anak perusahaan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) itu akan mempertahankan pencapaian kontribusi dari proyek infrastruktur pemerintah tahun ini yang mencapai 60%-70%.

Saat ini KHI Pipe tengah membidik pengadaan pipa sejumlah proyek pelabuhan dan bandar udara (bandara) di Sumatera, Jawa serta Indonesia bagian timur. Meski nilai kontrak tak sebesar proyek migas, perusahaan cukup lega kontrak infrastruktur mampu menggerakkan roda produksi pabrik di Cilegon, Banten.

Selain proyek infrastruktur pemerintah, KHI Pipe akan mengail pasar ekspor. Asal tahu, sepanjang tahun ini belum ada satu pun catatan penjualan ekspor. “Tahun depan kami mencoba ekspor negara ke kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia dan Singapura,” ujar Direktur Utama PT KHI Pipe Industries Purwono Widodo, saat dihubungi KONTAN, Senin (10/10).

Selain dua upaya itu, KHI Pipe tak bisa berbuat banyak menghadapi lesu bisnis pipa migas. Namun, perseroan tetap berburu kontrak. Saat ini, KHI Pipe  menanti kabar pemenang tender pipa gas Grissik-Pusri dari Pertamina Gas (Pertagas). Pipa gas sepanjang 160 km itu butuh 30.000 ton pipa.

Pekan ini adalah tahap penentuan harga. Sebagai penawar harga terendah, KHI Pipe  optimistis terpilih sebagai pemenang tender. Perusahaan bahkan sudah memperkirakan waktu pengiriman. Separuh volume kontrak pipa akan dikirim pada November-Desember 2016. Lalu, separuhnya lagi dikirim tahun depan.

Selain tender pipa Pertagas, KHI Pipe sedang mengikuti tender engineering, procurement and construction (EPC) pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Kalimantan. Nilai tender tersebut lebih kecil ketimbang tender pipa Pertagas.

Selebihnya, belum ada tender proyek pipa migas bernilai jumbo yang bisa diperebutkan. Tak terkecuali, proyek pipa baja proyek migas Blok Masela di Maluku Selatan yang kemungkinan butuh 320.000 ton baja. KHI Pipe memprediksi, tender proyek itu baru akan tiga sampai lima tahun lagi.

Tahun ini, KHI Pipe menargetkan penjualan 131.000 ton pipa. Target itu separuh lebih dari kapasitas produksi pabrik sebanyak  250.000 ton per tahun.

KHI Pipe mengaku sudah memenuhi 60% target penjualan. “Kondisi harga minyak membuat perusahaan Chevron, Total berhenti investasi sehingga berdampak ke penjualan pipa migas,” terang Purwono.

Sumber : Kontan

Semarak Ulang Tahun ke-44 “KHI is Ready To FIGHT!”

???????????????????????????????Hari Ulang Tahun PT KHI Pipe Industries (KHI) tahun ini menjadi momen yang sangat spesial. Betapa tidak, tepat pada 15 Mei 2016 yang lalu, KHI menggenapkan diri diusianya yang 44 tahun. Tema yang diangkat pada peringatan di hari ulang tahun kali ini adalah “KHI is ready to fight”. Dimana tema tersebut mengandung makna bahwa KHI siap menghadapi tantangan walau dalam kondisi bisnis baja yang kurang baik seperti saat ini sehingga perusahaan dapat tetap eksis baik di pasar domestik maupun internasional.

Terdapat beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan di dalam perayaan HUT KHI ke-44 kali ini, diantaranya ; health talk (seminar kesehatan), pembuatan lubang resapan biopori, donor darah, pemilihan karyawan teladan, lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KHI, lomba olahraga, lomba inovasi 3R (reduce,reuse,recycle), lomba kebersihan antar divisi, dan pembuatan video kreatif. Kick off rangkaian acara HUT ini dilaksanakan pada tanggal 19 April 2016 yang ditandai dengan serve bola pertama yang dilakukan oleh Direktur Utama KHI Purwono Widodo yang kemudian dilanjutkan dengan perlombaan bola voli antara karyawan kantor KHI Jakarta dan Cilegon. Kick-off  juga sekaligus membuka rangkaian perlombaan olahraga yang dilaksanakan di KHI yaitu lomba voli dan lomba futsal.

Salah satu dari rangkaian acara HUT yaitu pembuatan lubang resapan biopori sebanyak 75 titik pada area cement lining pabrik KHI Cilegon. Acara diikuti oleh jajaran direksi dan manajemen serta karyawan KHI pada Jumat, 22 April 2016. Terdapat beberapa manfaat dari pembuatan lubang resapan biopori ini, diantaranya meningkatkan daya resapan air sehingga mencegah terjadinya genangan atau banjir, mengubah sampah organik menjadi kompos untuk kemudian dimanfaatkan sebagai pupuk organik pada berbagai jenis tanaman. Biopori juga dapat meningkatkan aktivitas organisme dan mikroorganisme tanah sehingga dapat menjaga kesehatan tanah dan perakaran tumbuhan sekitar. Selain pembuatan lubang resapan biopori, peserta juga digerakkan untuk melaksanakan salah satu agenda rutin perusahaan yaitu Jumat Bersih. Adapun area yang di bersihkan adalah area cement lining, wrapping dan sebagian area plant #2.

Lebih lanjut rangkain perayaan HUT yang lain yaitu pelaksanaan health talk yang diikuti oleh seluruh karyawan dengan pembicara dr. Imelda dari rumah sakit Mutiara Bunda. Tujuan dari pelaksanaan health talk ini adalah memberikan wawasan kepada karyawan bagaimana stress di tempat kerja dapat mempengaruhi kesehatan serta diberikan pula tips/cara penanganan stress kerja.

???????????????????????????????Masih dalam rangkaian peringatan HUT KHI ke-44 yaitu pelaksanaan donor darah oleh karyawan bekerjasama dengan PMI Kota Cilegon yang dilaksanakan pada 10 Mei 2016 yang lalu. Antusiasme karyawan pada acara donor darah ini cukup tinggi, terbukti dari jumlah peserta yang mengikuti donor darah lebih banyak dibandingkan dengan peserta pada tahun sebelumnya. Hal ini juga sebagai salah satu indikator bahwa karyawan KHI semakin peduli terhadap kesehatan.

Selain itu ada yang berbeda dalam peringatan HUT tahun ini, yaitu perlombaan MTQ antar karyawan. Lomba diikuti oleh 25 orang peserta yang selanjutnya di seleksi menjadi enam orang peserta yang masuk ke babak final. Lomba dimenangkan oleh Sofanudin peserta dari area kerja Plant #3.

IMG_0473Rangkaian peringatan acara kegiatan HUT ditutup dengan acara puncak yang dilaksanakan pada 16 Mei 2016 bertempat di Kantor KHI Cilegon. Acara diikuti oleh komisaris KHI Nanang Priatna, jajaran direksi dan seluruh karyawan KHI.

Dalam sambutannya Purwono Widodo menyampaikan kinerja perusahaan saat ini lebih banyak disebabkan oleh faktor eksternal, akan tetapi pada bulan Mei ini diprediksi kinerja perusahaan sudah mulai membaik. Lebih lanjut Purwono juga mengajak seluruh jajaran perusahaan untuk merapatkan barisan menjadi tim yang solid serta menyamakan langkah bersama guna mencapai target perusahaan.

Sedangkan Nanang Priatna yang hadir mewakili dewan komisaris menyampaikan apresiasinya terhadap peringatan HUT yang tetap dapat dilaksanakan dengan meriah walaupun di tengah kesederhanaan. Masih dalam sambutannya Nanang menambahkan peringatan HUT hendaknya juga dikaitkan dengan upaya nyata untuk sebaik-baiknya melaksanakan tugas serta kewajiban sehingga perusahaan secara terus-menerus mampu tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan.

???????????????????????????????Berbagai agenda dilaksanakan dalam acara puncak peringatan HUT KHI, diantaranya pemotongan kue ulang tahun, senam massal, penyerahan hadiah kepada pemenang berbagai lomba yang telah diadakan sebelumnya, pameran hasil inovasi 3R, penanyangan video kreatif dan pembagian door prize serta ramah tamah.

 

IMG_0919IMG_1001

Selamat Hari Ulang Tahun KHI-ku. KHI Jaya, Karyawan Sejahtera, Pensiunan Bahagia (KHI/DY)

???????????????????????????????

P1080232Dengan mulai meningkatnya harga minyak dunia ke level $40/barell, proyek pipa migas  banyak yang mulai berjalan di awal tahun 2016. Dari proyek-proyek yang berjalan tersebut, 3 proyek strategis migas yang disuplai oleh KHI diantaranya : Proyek Paku Gajah – API 5 L X52 sebesar 1,891 Ton, Proyek PGN JBBSBS3 – API 5 L Gr. B dan API 5 L X-52 sebesar 3,187 Ton dan Proyek Pertamina Avtur Bandara Soekarno Hatta Terminal 3 – API 5 L Gr. B sebesar 4,380 Ton.  Ditargetkan proyek tersebut akan dikirim di awal tahun 2016.

P1080383 5 april 2016

Sharing Motivasi dan Inspirasi Melalui Program Manajemen Mengajar

manager-mengajar_rszPerkembangan suatu perusahaan tak terlepas dari hubungan baik dengan para stakeholder, termasuk salah satunya masyarakat sekitar. Perusahaan menyadari bahwa masyarakat merupakan bagian dari perusahaan, oleh karenanya menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk terus berupaya mengembangkan masyarakat sekitar.

Upaya pengembangan masyarakat ini salah satunya dituangkan ke dalam program Corporate Social Responsibility  (CSR) yang dinamakan Program Manajemen Mengajar. Program Manajemen Mengajar ini dilaksanakan oleh Krakatau Steel beserta seluruh anak usahanya.

KHI sebagai salah satu anak usaha Krakatau Steel yang bergerak di industri pipa baja dan jasa aplikasi anti korosi juga turut berpastisipasi di dalam kegiatan Program Manajemen Mengajar ini. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Mei 2015 yang lalu dengan bertempat di MA Al-Jauharotunnaqiyah, Cibeber.

manager-mengajar-PTKHIDengan diikuti sekitar 80 orang siswa di ruangan yang diatur berkesan santai, para siswa duduk bersila sambil menikmati snack box yang sengaja disiapkan. Hadir sebagai pemateri Corporate Secretary Denny Prasetya yang tidak hanya memberikan pengenalan mengenai industri baja tetapi juga meliputi sikap di dunia kerja serta motivasi bagi para siswa untuk menggapai cita-citanya. Acara berlangsung dengan sangat atraktif, terbukti dari banyaknya siswa yang antusias menjawab setiap pertanyaan yang diberikan, terlebih dengan adanya pembagian hadiah bagi siswa yang mampu menjawab. Lebih lanjut selain memberikan motivasi dan inspirasi, KHI juga memberikan santunan kepada pihak sekolah berupa peralatan olahraga dan pot tanaman untuk penghijauan.